Home Business Mulai Tanggal 17 Mei 2019 Masuk Tol Bakauheni – Terbanggi Bayar

Mulai Tanggal 17 Mei 2019 Masuk Tol Bakauheni – Terbanggi Bayar

112 views
0
SHARE

BANDAR LAMPUNG, SEPULUHDETIK. COM – Mulai 17 Mei 2019, PT Hutama Karya memberlakukan pembayaran di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni-Terbanggi Besar. Dengan demikian, masa gratis yang berlaku mulai 9 Maret 2019 berakhir 16 Mei 2019 pukul 00.00 WIB.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menetapkan tarif JTTS ruas Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 126,9 kilometer (km) berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) PUPR Nomor 305/KPTS/M Tahun 2019. Berdasarkan SK itu, tarif dikenakan Rp900/km.

Berdasarkan risalah rapat dengan agenda rapat koordinasi persiapan berbayar dan penjualan uang elektronik di Ruang Rapat Kantor Cabang PT Hutama Karya Cabang Bakauheni-Terbanggi, Rabu (8/5/2019) pukul 10.00 WIB, disebutkan sebagai persiapan tol berbayar itu, penjualan kartu uang elektronik akan mulai pada 16 Mei-16 Juni.

Adapun harga penjualan kartu yakni Rp25 ribu dengan saldo Rp0. Kemudian, menjadwalkan penjualan di enam gerbang yakni Kotabaru, Natar, Tegineneng Timur, Gunungsugih, Terbanggi Besar, dan barrier gate Terbanggi, karena dinilai berpotensi memiliki pembeli lebih besar.

Pada rapat yang dihadiri kalangan perbankan penerbit uang elektronik itu, juga disebutkan pada masa arus mudik dan balik Lebaran 2019, akan ada tambahan terbang tol sementara pada simpang susun Terbanggi Besar (barrier gate) yang mengarah ke ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang dan sebaliknya. Mengenai rest area, akan disiapkan di tiga titik yakni KM 33, KM 87, dan 116.

Disebutkan pula, Bank BNI menyiapkan BNI Layanan Gerak (BLG) di rest area KM 87 dan KM 116 selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2019. Sedangkan BRI dan Bank Mandiri juga akan menempatkan mobil layanan gerak di rest area.

Menangggapi pemberlakukan tol berbayar ini, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengatakan, pemberlakukan itu berdasarkan hasil evaluasi. Menurut Danang, sosialisasi sudah dilakukan, dievaluasi, dan dikonsultasikan pada Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR.

“Masyarakat sudah memahami prinsip dan konsep tolling serta merasakan manfaatnya. Sekarang sosialisasinya berubah menjadi tol berbayar, termasuk kesiapan bank penyedia uang elektronik,” kata Parikesit
Danang saat di lansir dari Lampungpro.com menjawab konfirmasi Lampungpro.com, Kamis, (9/5/2019). (PRO1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here