Home Kriminal Terkait Dugaan Penyimpangan BPNT, Masyarakat Sampaikan Langsung ke – Bupati Lampung...

Terkait Dugaan Penyimpangan BPNT, Masyarakat Sampaikan Langsung ke – Bupati Lampung Timur

105 views
0
SHARE

Lampung Timur, sepuluhdetik.com — Bertempat di ruang kerjanya, Bupati Lampung Timur, Zaiful Bokhari menerima aspirasi masyarakat terkait dugaan adanya penyimpangan Bantuan Pemerintah Non Tunai (BPNT), Kamis (19/09/2019).

Dalam kesempatan tersebut selaku perwakilan yang menemui Zaiful ialah, Paisal, Heri, Anto, Oji dan Edi Sitorus.
Sementara itu hadir mendampingi Zaiful, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Tarmizi, yang juga menjabat sebagai Plt.Kepala Dinas Sosial, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Syahrul Syah, Kasat Intel Polres Lampung Timur, AKP.Oskar Eka Putra dan Sekertaris Polisi Pamong Praja, Ery Rakhman, Kabid Sumber Daya Manusia Polisi Pamong Praja, Raden Gunawan.

Dalam pertemuan tersebut diketahui bahwa dugaan penyimpangan bantuan pemerintah non tunai oleh PT. Barokah yang menjadi Suplayer E-Warung khususnya di Lampung Timur ialah beras yang diterima oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) diduga tidak sesuai dengan kualitas.

Selain itu diduga adanya E-Warung abal-abal yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta terindikasi adanya tekanan dari pihak-pihak agar KPM dan Pengurus E-Warung menerima apa adanya (tidak berani untuk memprotes).

Berdasarkan hal tersebut, Komite Aksi Kawal Program Presiden menuntut pemberhentian PT.Barokah sebagai penyalur beras dan telur di Lampung Timur, Mengembalikan sistem penyaluran BPNT sesuai dengan pedoman sesungguhnya, Meminta untuk PT.Barokah mengembalikan sisa KPM periode penyaluran yang sudah berjalan dan mengusut tuntas aliran dana penyelewengan.

Usai pertemuan tersebut, Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari menyampaikan “Saya atas nama Pemerintah Lampung Timur tentunya mengucapkan ribuan terimakasih dengan rekan-rekan yang yang telah memberikan masukan terhadap bantuan pangan non tunai di Lampung Timur”.

“Ada beberapa pokok persoalan yang disampaikan tadi bahwa terkait dengan pengadaan beras untuk masyarakat kita yang mana menurut kawan kawan bahwa ini tidak standar, dan menurut informasi bahwa ini menyalahi aturan dan sebagainya, oleh karena itu saya berterimakasih dan menyambut baik atas informasi ini” Ujar Zaiful.

Zaiful menambahkan “Saya akan sesegera mungkin melaksanakan rapat lebih lanjut kalaupun itu nanti ditemukan persoalan sesuai yang disampaikan tentunya saya akan melakukan langkah-langkah tekait aparatur kita yang melakukan penyelewengan ataupun terhadap perusahaan yang menjadi suplayer dari pada barang itu sendiri”.

Selain itu, orang nomor satu di Bumei Tuwah Bepadan itupun menjelaskan bahwa akan menindak tegas jika ada aparatur yang terlibat.

“Kalau ada aparatur kita yang terlibat hal itu pasti akan kita lakukan tindakan tegas, namun kita tentunya menganut praduga tidak bersalah dan sampai mana kesalahannya baru saya bisa menentukan hukumannya, karena kita inikan belum mengetahui informasi sesungguhnya inikan baru laporan yang harus kita terima dan harus kita validasi”. (Humas/Aini)