Home Kriminal Gudang Miras di Pasir Sakti Perlu Dikaji Ulang

Gudang Miras di Pasir Sakti Perlu Dikaji Ulang

51 views
0
SHARE

Lampung Timur, Maraknya peredaran minuman keras sering menimbulkan berbagai permasalahan. sebab dampak minuman itu sendiri menyebabkan batas kesadaran dan pola fikir seseorang jadi tidak terkontrol.

Mendengar desas desus tersebut, Tim Media dan LSM coba datangi gudang Miras yang ada di desa Rejomulyo kecamatan pasir sakti kabupaten Lampung Timur. sungguh eronis rupanya gudang tersebut hanya beberapa rumah dari tempat ibadah dan tempat pendidikan.

Tim bertemu dengan pemilik usaha Miras yang ber inisial MN dan E alias A. mereka langsung menanyakan dari Media mana dan ada keperluan apa. setelah menunjukan legalitas Tim Media dan LSM mengajukan beberapa pertanyaan kepada sang pemiik. dengan tegas dan lantang dia membeberkan, ” Usaha kami ini legal, sebab kami ada izin dari bea cukai dan polisi juga sering datang kesini. makanya kami kaget sebab baru kali ini ada Wartawan yang datang. usaha kami tidak haram, sebab kami membantu pemerintah, dengan bayar pajak ungkapnya, Rabu (12/2/2020).

Saat ditanya jenis apa dan golongan apa yang dijual, sang pemilik meneruskan keterangannya, ” yang di jual golongan A dan golongan B, seperti Bir, Bir putih, Anggur Hitam, Anggur Merah, Sampoerna, Beras Kencur. kalau tipe C kami belum bisa urus izinnya, pungkasnya.

Namun yang anehnya, mereka tidak bisa menunjukkan izin resmi. dan tidak mau menunjukan isi gudang.

Namun apapun bentuknya jelas dalam undang-undang disebutkan dalam larangan miras;

Bab lll pasal 6

Setiap orang dilarang mengedarkan, menjual, memasukkan, menyimpan, minuman beralkohol golongan A, B, C, minuman beralkohol tradisional dan minuman beralkohol campuran/racikan.

Dalam pasal 19

Setiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 6 di pidana dengan pidana penjara paling sedikit 2tahun paling lama 10tahun, atau denda paling sedikit 200.000.000, paling banyak 1.000.000.000,_melihat kenyataan dilapangan tim akan terus menyelidiki akan legalitas dan bila perlu melaporkan kepada pihak terkait. (Tim).